Rabu, 04 Desember 2019

Logika Ilmu dan Metode Berfikir Ilmiah



MAKALAH
“LOGIKA ILMU DAN METODE BERFIKIR ILMIAH”
Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Filsafat Ilmu
Dosen Pengampu : Fauzi Annur, S.Pd.I., M.Pd.

Disusun oleh
Siti Nazilatul Hidayah (63010170277)

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH S1
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SALATIGA
2019

KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah  ini yang berjudul “Logika Ilmu dan Metode Berfikir Ilmiah”. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan besar kita, yaitu Nabi Muhammad SAW yang telah menunjukkan kepada kita jalan yang lurus berupa ajaran agama islam yang sempurna.
Penulisan makalah ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas yang diberikan oleh dosen mata kuliah Studi Islam Indonesia, Bapak Fauzi Annur, S.Pd.I., M.Pd. tak lupa penyusun ucapkan terima kasih kepada dosen pengampu mata kuliah Studi Islam Indonesia atas bimbingan dan arahan dalam penulisan makalah ini, juga kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah mendukung sehingga makalah ini dapat diselesaikan.
Penulis berharap, dengan membaca makalah ini dapat memberi manfaat bagi kita semua, semoga hal ini dapat menambah wawasan kita mengenai Logika Ilmu dan Metode Berfikir Ilmiah. Memang makalah ini masih jauh dari sempurna, maka penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca demi perbaikan menuju arah yang lebih baik.
Demikan makalah ini, semoga dapat bermanfaat bagi penulis dan yang membacanya, sehingga menambah wawasan dan pengetahuan tentang penulisan ini.

Salatiga, 5 Mei 2019

Penyusun


Daftar Isi

Halaman Judul................................................................................................................
Kata Pengantar .............................................................................................................. i
Daftar Isi ........................................................................................................................ ii
BAB I             PENDAHULUAN................................................................................
A.    Latar Belakang.................................................................................. 1
B.     Rumusan Masalah............................................................................. 1
C.     Tujuan .............................................................................................. 1
BAB II           PEMBAHASAN...............................................................................
A.    Pengertian Logika Ilmu..................................................................... 2
B.     Macam-Macam Logika Ilmu ............................................................ 2
C.     Kegunaan dan Manfaat Logika Ilmu ............................................... 4
D.     
BAB III          PENUTUP ............................................................................................
A.    Kesimpulan  .....................................................................................
B.     Saran ................................................................................................
Daftar Pustaka .............................................................................................................


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Kegiatan berfikir dilakukan dalam keseharian dan kegiatan ilmiah. Berfikir merupakan upaya manusia dalam memecahkan masalah. Akal manusia pada hakikatnya memerlukan aturan dalam menganalisa berbagai masalah yang ada, karena ilmu logika merupakan ilmu yang mengatur cara berfikir manusia, maka keperluan kita kepada ilmu logika adalah untuk mengatur dan mengarahkan kita kepada suatu cara berfikir yang benar. Sedangkan berfikir ilmiah merupakan berfikir dengan langkah-langkah metode ilmiah seperti perumusan masalah, pengajuan hipotesis, pengkajian literatur dan menarik kesimpulan yang kesemua langkah tersebut harus didukung dengan alat atau sarana ilmiah yang baik.
Kemampuan berfikir ilmiah yang baik harus didukung oleh penguasaan sarana berfikir dengan baik pula. Salah satunya yaitu mengetahui dengan benar peranan masing-masing sarana berfikir tersebut dalam keseluruhan berpikir ilmiah.
B.     Rumusan Masalah
1.      Apa yang Dimaksud dengan Logika Ilmu ?
2.      Apa Saja Macam Logika Ilmu ?
3.      Apa Saja Kegunaan dan Manfaat Logika Ilmu ?
C.    Tujuan
1.      Untuk Mengetahui Apa Itu Logika Ilmu.
2.      Untuk Mengetahui Macam-Macam Logika Ilmu.
3.      Untuk Mengetahui Kegunaan dan Manfaat Logika Ilmu.


BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Logika Ilmu
Secara Etimologis, Logika berasal dari kata Yunani logike (kata sifat) dan kata bendanya adalah logos yang berarti hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Atau yang lebih sederhana perkataan sebagai manifestasi pikiran manusia. Luce, mengatakan bahwa Logos berarti wacana (discourse), maka dengan demikian pikiran dengan kata mempunyai hubungan erat, artinya bahwa bahasa mempunyai kaitan erat dengan pikiran.
Sebagai ilmu, logika disebut dengan logike episteme (Latin: logica scientia) atau ilmu logika (ilmu pengetahuan) yang mempelajari kecakapan untuk berpikir secara lurus, tepat, dan teratur. Ilmu disini mengacu pada kemampuan rasional untuk mengetahui dan kecakapan mengacu pada kesanggupan akal budi untuk mewujudkan pengetahuan ke dalam tindakan. Kata logis yang dipergunakan tersebut bisa juga diartikan dengan masuk akal.
Sedangkan menurut Sudarsono logika memiliki pandangan dalam arti sempit dan luas. Logika dalam arti sempit adalah logika yang mempelajari asas-asas penalaran yang bersifat deduktif yaitu penalaran yang menurunkan suatu keismpulan sebagai pangkal pikiran. Sehingga bersifat benar hanya berdasarkan bentuknya. Logika dalam arti luas adalah mencakup perbincangan yang sisitematis mengenai pencapaian kesimpulan-kesimpulan dari berbagai bukti dan tentang bagaimana system-sistem penjelasan disusun dalam ilmu alam termasuk didalamnya membahas tentang logika iu sendiri.
Menurut Hakim dan Saebani bahwa logika merupakan ilmu tentang pedoman (peraturan) yang dapat menegakkan pikiran dan menunjukannya kebenaran dalam lapangan yang tidak bisa dijamin kebenarannya. Yang bermaksud untuk digunakan agar kita dapat membetulkan pemikiran orang lain atau agar orang lain dapat membenarkan pemikiran kita, atau kita dapat membetulkan pemikiran kita sendiri.
B.     Macam-Macam Logika Ilmu
1.      Logika Alamiah
Logika Alamiah adalah kinerja akal budi manusia yang berpikir secara tepat dan lurus sebelum mendapat pengaruh-pengaruh dari luar, yakni keinginan-keinginan dan kecenderungan-kecenderungan yang subyektif. Yang mana logika alamiah manusia ini ada sejak manusia dilahirkan. Dan dapat disimpulkan pula bahwa logika alamiah ini sifatnya masih murni.
2.      Logika Ilmiah
Lain halnya dengan logika alamiah, logika ilmiah ini menjadi ilmu khusus yang merumuskan azas-azas yang harus ditepati dalam setiap pemikiran. Dengan adanya pertolongan logika ilmiah inilah akal budi dapat bekerja dengan lebih tepat, lebih teliti, lebih mudah dan lebih aman. Logika ilmiah ini juga dimaksudkan untuk menghindarkan kesesatan atau setidaknya dapat dikurangi. Sasaran dari logika ilmiah ini adalah untuk memperhalus dan mempertajam pikiran dan akal budi.
3.      Logika Induktif
Logika induktif kadang disebut penalaran induktif adalah penalaran yang berangkat dari serangkaian fakta-fakta khusus untuk mencapai kesimpulan umum. Induksi merupakan cara berpikir dimana ditarik suatu kesimpulan yang bersifat umum dari berbagai kasus yang bersifat individual. Penalaran secara induktif dimulai dengan mengemukakan pernyataan-pernyataan yang mempunyai ruang lingkup yang khas dan terbatas dalamm menyusun argumentasi yang diakhiri dengan pernyataan yang bersifat umum.
Contoh argumen induktif:
-          Kuda Sumba punya sebuah jantung
-          Kuda Australia punya sebuah jantung
-          Kuda Amerika punya sebuah jantung
-          Kuda Inggris punya sebuah jantung
Setiap kuda punya sebuah jantung
4.      Logika Deduktif
Logika deduktif kadang disebut penalaran deduktif adalah penalaran yang membangun atau mengevaluasi argumen deduktif. Argumen dinyatakan deduktif jika kebenaran dari kesimpulan ditarik atau merupakan konsekuensi logis dari premis-premisnya. Argumen deduktif dinyatakan valid atau tidak valid, bukan benar atau salah. Sebuah argumen deduktif dinyatakan valid jika dan hanya jika kesimpulannya merupakan konsekuensi logis dari premis-premisnya. Penarikan kesimpulan secara deduktif biasanya mempergunakan pola berpikir yang dinamakan silogismus, yang disusun dari dua buah pernyataan dan sebuah kesimpulan.
Contoh argumen deduktif :
-          Semua karyawan baru Astra mendapatkan pelatihan
-          Ariel adalah Karyawan baru Astra
    Ariel mendapatkan pelatihan
C.    Kegunaan dan Manfaat Logika Ilmu
1)      Kegunaan Logika Ilmu
Adapun kegunaan logika adalah :
1.      Membantu setiap orang agar dapat berpikir secara rasional, kritis, lurus, tepat, tertib dan metodis.
2.      Meningkatkan kemampuan berpikir secara abstrak, cermat, dan objektif.
3.      Menambah kecerdasan dan meningkatkan kemampuan berpikir secara tajam dan mandiri.
4.      Meningkatkan cinta akan kebenaran dan menghindari kesalahan-kesalahan berpikir, kekeliruan serta kesesatan.
5.      Mampu melakukan analisis terhadap suatu kejadian.
2)      Manfaat Logika Ilmu
Mempelajari ilmu logika sangat besar manfaatnya, antara lain :
1.      Melatih kesanggupan akal dan menumbuhkan serta mengembangkan dengan pembiasaan membahas metode berfikir.
2.      Menematkan sesuatu pada tempatnya dan menyelesaikan pekerjaan pada waktunya. Jadi sangat bertentangan dengan logika, apabila seseorang dengan sesuatu diluar kesanggupannya dan menunda pekerjaan hari ini ke hari esok.
3.      Membuat seseorang membedakan antara pikiran yang benar dan pikiran yang salah. Ini merupakan manfaat yang paling asasi ilmu logika, antara urut pikir yang salah yang dengan sendirinya akan menampilkan kesimpulan yang salah. Al-Ghazali memandang ilmu logika sangat berperan membina kebenaran berpikir, orang yang tidak mengerti ilmu logika, pendapatnya atau kesimpulannya tidak bisa dipercaya.
4.      Melatih jiwa manusia agar dapat memperhalus pikirannya.


DAFTAR PUSTAKA

Rakhmat, Muhammad.Pengantar Logika Dasar.2013.Tim Kreatif Penertit:Bandung.
Hakim, Abdul dan Saebeni Ahmad.Filsafat Umum dari Metologi sampai Teofilosofi.2008.Pustaka Setia Bandung:Bandung.
Baihaqi. Ilmu Mantik : Teknik Dasar Berpikir Logika.1996.Darul Ulum Press:Bandung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar